PDAM Balikpapan

Air Bersih di Perumahan Tanggungjawab Siapa?

Air Bersih di Perumahan Tanggungjawab Siapa?

Melihat dari pertanyaan diatas membuat masyarakat yang membeli ataupun yang akan melakukan pembelian rumah di suatu perumahan menjadi bertanya-tanya, apakah tanggungjawab Pengembang (developer) atau Pemerintah Daerah?

Jika merujuk pada perjanjian jual beli sebenarnya menjadi tanggungjawab developer atau pengembang, tapi pada kenyataannya ‘jauh panggang dari api’. Masyarakat harus memenuhi kebutuhannya sendiri termasuk mencari, membeli dan mengangkut sendiri air bersih untuk kebutuhannya.

Selengkapnya: Air Bersih di Perumahan Tanggungjawab Siapa?

PDAM Go To School With Balikpapan Pos - Indosat

KEGIATAN positif berolahraga sambil mensosialisasikan berbagai program, kembali dihelat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Balikpapan.  Bersama Harian Balikpapan Pos dan didukung operator seluler Indosat, melalui program “PDAM Go to School”,  kegiatan ini diagendakan berlangsung di halaman SMK Kartika Balikpapan, Jumat (4/4) pagi ini.

Selengkapnya: PDAM Go To School With Balikpapan Pos - Indosat

DARURAT, IPAM Kampung Damai STOP PRODUKSI 4 JAM.

*Malam ini 50% pelayanan distribusi air terganggu.

 

Adanya perbaikan packing dicek valve dorong PAB No 6 dilokasi Pump House Waduk manggar Balikpapan. Pengerjaan dimulai hari ini (Darurat) Selasa, 01 April 2014 Pengerjaan dari Jam 20.00 Wita s/d 24.00 Wita (Target Maksimal 4 Jam). Lebih cepat lebih baik. Akibat dari kerusakan tersebut, Supply air yang diproduksi pun menurundan berimbas terhadap daerah tinggi dan daerah jauh dari instalasi pengolahan IPAM Damai.

 

PDAM menyampaikan permohonan maaf atas kerusakan yang terjadi sehingga mengakibatkan terganggunya distribusi air terutama daerah-daerah yang sudah tidak mengalir lebih dahulu. Mulai detik ini selama air masih mengalir untuk bisa menampung sebanyak mungkin untuk kebutuhan penggunaan air.

 

Demikian disampaikan terima kasih.

Selengkapnya: DARURAT, IPAM Kampung Damai STOP PRODUKSI 4 JAM.

Kurangi Banjir, Tambah Air Baku

MULAI BERGERAK: Groundbreaking Waduk Teritip di Balikpapan oleh Menteri PU, kemarin.(dolly/kp)

 

BALIKPAPAN - Proyek Waduk Teritip diresmikan pekerjaannya oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, kemarin (11/4). Waduk ini diharapkan menanggulangi krisis air baku di Balikpapan dan mengurangi banjir sampai 30 persen. Hadir dalam peresmian proyek tersebut Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Pangdam VI/Mulawarman Dicky Wainal Usman, dan Direktur PT Waskita Karya Tbk Agus Sugiono selaku kontraktor proyek.


"Ini merupakan proyek tahun jamak 2014 - 2016 yang berasal dari APBN murni," ujar Djoko Kirmanto dalam sambutannya. Nilai kontrak pembangunan bendungan mencapai Rp 248,42 miliar yang diperkirakan selesai Desember 2016. Tahap awal pembangunan ada Rp 66 miliar dari  APBN.

Selengkapnya: Kurangi Banjir, Tambah Air Baku

Lirik Waduk Sungai Merdeka

KEPALA Quality, Healthy, Safety, and Environment, PDAM Balikpapan Gazali Rakhman ketika dikonfirmasi membenarkan kekurangan produksi air tersebut. Hal itu lantaran terbatasnya sumber air baku yang dimiliki Balikpapan. Sejauh ini hanya Waduk Manggar yang jadi andalan dengan kapasitas 900 liter per detik.

 

Sementara untuk sumur dalam, hanya sumur Gunung Sari yang memproduksi 125 liter per detik. Itu pun terdiri dari 8 sumur dalam. “Sumur-sumur lainnya, kita mendapat 5 liter per detik saja sudah bersyukur. Kita tahu kondisi tanah di Balikpapan ini yang cenderung pasir. Air yang ada di dalam tanah sendiri sebenarnya air resapan,” kata Gazali.

 

Selengkapnya: Lirik Waduk Sungai Merdeka

 

Blackberry Messenger

 

Add :

 

Sahabat PDAM Bpp

 

PIN : 26E8F050

 

 

Facebook

 

Add :

 

Pdam Kota Balikpapan

 

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

 

Anda disini: Home