PDAM Balikpapan

Kualitas Air Baku Menurun, Imbas Hujan Deras, Endapan Lumpur Tercampur

Menanggapi Banyaknya keluhan pelanggan PDAM beberapa hari ini terkait penurunan kualitas air yang mengalami kekeruhan dan berbau, dalam realesenya Haidir Effendi selaku Direktur Utama PDAM Kota Balikpapan menyampaikan bahwa banyak faktor yang mengakibatkan air PDAM menjadi keruh dan berbau, setelah melakukan analisa yang dilakukan oleh Team Laboratorium, faktor pertama yang menjadi penyebab kekeruhan tersebut berasal dari sumber waduk manggar, dimana telah terjadi perubahan terhadap kualitas air baku waduk manggar pada saat Peningkatan curah hujan  menyebabkan debit air waduk bertambah dan diikuti dengan perubahan kualitas air waduk/ air baku, disaat level waduk 7.99 meter kemudian di bulan Nopember 2016, level waduk menjadi 9.54 meter, dari peningkatan level tersebut karena curah hujan yang tinggi, ternyata mengakibatkan kualitas air waduk menjadi menurun, dimana air hujan menyebabkan endapan lumpur berhamburan sehingga kekeruhan warna air, zat melayang (TSS) serta zat besi pun meningkat. Akibat dari Kekeruhan yang terjadi pada air baku juga mempengaruhi daya ikat air terhadap oksigen sehingga kualitas oksigen terlarut (DO) menurun, kemudian zat organik juga ikut meningkat.

 

Dimana yang perlu diketahui parameter kualitas air baku waduk manggar dari Warna, Kekeruhan, TSS (zat melayang) dan Besi Total mengalami peningkatan hingga 100% jika di bandingkan dengan bulan sebelumnya (yaitu Bulan Oktober 2016), berikut laporannya hasil Kualitas Air Baku Waduk Manggar (gambar .Tabel terlampir).

 

 

Sampai hari ini Team Instalasi Pengolahan Air Minum dan Laboratorium PDAM Kota Balikpapan terus menganalisa dan berupaya dalam meningkatkan dosis obat air (penggunaan chemical) dimana dalam penggunaannya mengalami peningkatan 2 kali lipat, harapan untuk perubahan/penambahan dosis obat air sesuai dengan dosis optimal dapat menghasilkan air bersih yang  sesuai dengan standar air minum di setiap IPAM, Khususnya IPAM yang sumber air bakunya berasal dari Waduk Manggar.

 

Dengan keadaan seperti ini Haidir memohon kepada pelanggan untuk sabar menunggu dalam proses pemulihan kembali, dimana PDAM sudah melakukan upaya-upaya seperti pengurasan Pada pipa Distribusi, pipa air baku atau transmisi serta pengurasan di Instalasi Pengolahan Air Minum itu sendiri dan sekali lagi PDAM Kota Balikpapan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas ketidak nyamanan ini. Ungkap Haidir Effendi.

Darurat : PDAM Kota Balikpapan Mendadak melakukan STOP Produksi Air pada IPAM Km.8 Batu Ampar

Darurat : PDAM Kota Balikpapan Mendadak melakukan STOP Produksi Air pada IPAM Km.8 Batu Ampar

 

·        Tanah tidak stabil, Pipa Transmisi Air Baku Diameter 700mm Steel di Jalur Km.12 “JEBOL.”

·        Darurat 48 % Pelayanan Distribusi Air Terganggu

 

Baru saja PDAM melakukan perbaikan pipa bocor di dua Lokasi yang berbeda, yaitu pipa Distribusi diameter 250mm PVC di Jl. Mt. Haryono (Dekat Dealer Mazda) dan pipa Transmisi Air baku diameter 600mm steel di Lokasi Hutan Transad KM.8 Kompi. A, kini mengalami gangguan lagi diluar dari kendali kemampuan PDAM, yaitu Pipa Transmisi Air Baku lebih besar dengan Diameter 700mm Steel tepatnya dilokasi Kebun warga yang berada di KM.12 mengalami kebocoran yang cukup berat, hal yang perlu diketahui karena kondisi alam yang tidak mungkin dielak, kemudian keadaan tanah cukup berlembab karena hujan yang intens turun sehingga terjadi pergerakan tanah yang mempengaruhi kekuatan pipa tersebut, apalagi jalur pipa transmisi air baku 700mm steel, termasuk katagori pipa yang sangat besar dan Rutin beroperasi dalam menghantarkan Air Waduk Manggar menuju Instalasi Pengolahan Air Minum KM. 8 Batu Ampar, dengan Tekanan daya dorong Pompa yang tinggi.

 

 

Yang di khawatirkan Ketika tekanan daya dorong air tinggi, kemudian kondisi tanah dalam keadaan basah dan berlembab maka akan beresiko terjadinya pergerakan tanah yang dapat menggeser jalur pipa tersebut, sehingga dapat terjadinya kebocoran pipa bahkan jebol, Dan Hal ini pun terjadi, Pipa Transmisi Diameter 700mm steel bocor pada hari ini Rabu, 26 Oktober 2016, tepatnya jam 17.30 Wita, Tim PDAM melihat kejanggalan dari turunnya Kapasitas Produksi di IPAM KM.8 Batu Ampar. Melihat dari kerusakan tersebut Haidir Effendi selaku Dirut PDAM Kota Balikpapan meminta tim Teknis untuk melakukan STOP Produksi sementara waktu pada IPAM KM.8 Batu Ampar dan segera melakukan perbaikan dijalur tersebut, sampai hari ini pada jam 18.28 Wita, Tim Teknis sudah berada dilokasi kerusakan untuk melakukan perbaikan mulai malam hari ini juga, diupayakan perbaikan 1 x 24 Jam mulai jam 19.30 Wita s/d selesai, lebih cepat lebih baik.

 

 

Anang Fadliansyah selaku Dirtek PDAM Kota Balikpapan, menyampaikan “kondisi kerusakan termasuk cukup rumit, karena ini Pipa besar 700mm,” ujarnya, tapi PDAM tetap mengupayakan pekerjaan 1 x 24 Jam, apabila pekerjaan tersebut diluar dari Target yang diharapkan, kami tetap akan menginformasikan secara terbuka tentang keadaan permasalahan dilapangan melalui media masa dan media sosial, agar masyarakat sama-sama memantau dan mengetahui kondisi perkembangan selama proses perbaikan pada pipa jalur tersebut.

 

Haidir  memahami kepada sebagian warga yang baru saja mengalami STOP distribusi air lebih awal, tepatnya beberapa hari yang lalu akibat kerusakan pipa 250mm PVC, dimana berimbas pada pelanggan di daerah Jl. Mt. Haryono dari Rumah Sakit Kanujoso, Perum Wika, Balikpapan Baru dan Kampung Timur, dan malah sekarang berimbas mencakup 48 % Pelayanan Distribusi Air yang dari IPAM KM. 8 Batu Ampar Terganggu, sekali lagi dalam hal pelayanan yang tidak maksimal ini, PDAM Kota Balikpapan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, terutama bagi pelanggan yang mengalami air tidak mengalir lebih awal.

 

Untuk kebutuhan air tangki pelanggan dapat memesan melalui telepon di 0542 876468 selama Jam Kerja, dimana pelanggan wajib menyebutkan Nomor Rekening Air, Alamat ancar ancar Lokasi Rumah Pelanggan, atau bisa juga untuk memastikan urutan antrian pengiriman air tangki, pelanggan dapat memesan langsung dengan mengunjungi Posko Tangki yang berada di Jl. MT. Haryono depan Kantor Catatan Sipil, Imbuh Haidir.

 

 

Daerah yang mengalami gangguan Distribusi Air :

Produksi IPAM KM. 8 BATU AMPAR : Rumah Sakit Umum, RSS Damai III, Komp.PGRI Damai III, Perum Kopri, Perum PT.HER Mandiri, Komp.Perusda, Komp. Bumi Sepinggan Baru, Komp.PLN Spala, Villa Damai Indah, Perum Depsos Ringroad, Perum. WIKA, Komp. Pemda BB, Boster AMD sungai Ampal, Perum H.Ruslan Gn.Guntur, Perum.Pelabuhan Gn.Guntur, Gn. SMD Strat I s/d Strat VI, Jl. Patimura, Jl.Kp.Timur, Jl.Wonorejo, Jl. Sumber Rejo, Jl. Kr.Rejo s/d gg.Buntu, Gg.Rohani, KM09 Komp.AD, KM08, Komp. Klaus Reppe, Komp.Bangun Reksa, Perum PDAM, Perum.Graha Indah, Perum Bhumi Nirwana Indah, Perum.Adi Guna Unggul, Perum Mandastana, Perum Batu Ampar Lestari, Perum.R amayana, Jl.Brantas, Komp.Perumnas, Jl.Telindung, Jl.Padat Karya,Inpres I s/d IV, Perum.Somber, Jl. Gn.Satu, Jl.Gn.Empat, Jl.Gn.Bugis, Asrama Bukit, Sidomulyo, Kp.baru Ujung, Jumpi, Sidodadi, Jl.Borobudur, Kamp.Baru lir, Gn. Polisi, seluruh aliran dari IPAM BATU AMPAR.

 

DARURAT : PENURUNAN KAPASITAS PRODUKSI, PIPA TRANSMISI AIR BAKU BOCOR

IPAM Kampung Damai mengalami penurunan Produksi Air dari 1.600 m3/jam, Produksi air menjadi 300 m3/jam, 80% Pelayanan Distribusi Air dari IPAM Kamp. Damai Terganggu.

 

 

 

Sejak Masuknya keluhan Pelanggan dari hari Selasa (11/10) kemarin, karena tidak lancarnya Distribusi Air diwilayah Gn. Guntur, Gn. Malang, daerah pemukiman atas, termasuk daerah terjauh dari Instalasi Pengolahan Air Minum PDAM yaitu daerah seputar rapak termasuk kebun sayur, disebabkan akibat adanya penurunan Kapasitas Produksi pada IPAM Kamp. Damai dalam beberapa hari ini, dimana saat proses Produksi, Petugas Instalasi melihat perubahan yang cukup derastis terhadap Kapasitas air yang diolah, yaitu mengalami penurunan produksi dari 1.600 m3/jam menjadi 1550 m3/jam, hal ini disebabkan adanya kerusakan dan Kebocoran pada Jalur pipa Transmisi air Baku yang mengirim air dari Waduk Manggar menuju IPAM Kampung Damai, kerusakan tepatnya di jalur Transad KM.8 Kompi A, Indikasi Kerusakan berdasarkan hasil pantauan petugas survey lapangan air baku, disebabkan akibat kondisi Alam yaitu pergeseran tanah saat hujan beberapa hari yang lalu, sehingga  Jalur Pipa Transmisi Air Baku dari Waduk Manggar untuk sementara di STOP/ Di Tutup dan beroperasi hanya menggunakan sumber air baku Sumur Dalam dengan Kapasitas hanya 300 m3/Jam.

 

Mengingat jalur transad yang berbecek dan basah, maka perbaikan akan dilaksanakan pada malam harinya, tepatnya pada hari ini Kamis, 13 Oktober 2016, Jam 20.00 Wita s/d Selesai, (Target Maksimal 12 Jam, lebih cepat lebih baik), yaitu kegiatan pelaksanaan Perbaikan pipa Transmisi 600mm Steel. Belum lagi kondisi teknis lainnya yang perlu diketahui, yaitu, seperti Padamnya listrik yang cukup mempengaruhi tekanan daya dorong air untuk mengirim air baku menuju IPAM Kamp. Damai, dimana turut juga mempengaruhi terhadap Kapasitas Produksi air yang diolah, sehingga berimbas bagi pelanggan yang tinggal di daerah pemukiman atas, lembah dan jauh dari Instalasi IPAM Kamp. Damai.

 

Mengingat pekerjaan malam ini bersifat "Darurat", maka bagi pelanggan yang mengetahui kondisi ini, jika memungkinkan harap segera Menampung air sebagai antasipasi akan kebutuhan air dirumah, dan mohon diinfokan juga kepada tetangga dan keluarga terdekat. Sekali lagi mohon maaf atas ketidak nyamanan ini, terutama bagi pelanggan yang sudah mengalami "STOP Distribusi Air" lebih awal. Demikian disampaikan Terima kasih. (Info layanan tangki di 0542 - 876468/ atau mengunjungi langsung Posko Tangki jam kerja di Jln. MT. Haryono depan Kantor DukCapil).

 


Produksi IPAM KAMP. DAMAI : Balikpapan Selatan, Balikpapan Kota, Sebagian Balikpapan Tengah dan Balikpapan Barat : Simp.Tiga Kp.Damai, Komp.Bank Duta, Perum Pos & Giro, Komp.BDS, Komp.BDI, Komp.PLN Pikitring Ring-Road, Gg.Mex, Gg.Teratai, Gg.PLN, Gg.Sampurna, Gg.Orienz, Simpang Tiga Jl.Mt.Haryono, Stalkuda, Gn.Bakaran, Sepinggan s/d Mulawarman (PJHI) Batakan, Bpp.Permai, Ps.Baru, Markoni, Klandasan,Pelayaran, Prapatan, Jl.Melati, Telogorejo, Bhayangkara, Cendrawasih, Dondang, Gn.Malang, Belakang Toko Utama, Gn.Malang Radar, Auri, Marbo, Siaga, Markoni Auto 2000, Gn.Guntur, Gn.Rambutan, Gn.Kawi, Kr.Rejo, Kp.Damai (Al’Makmur), Komp.Telkom, Terminal Tangki PDAM, Gg.Agung Tunggal, Komp.Bpp.Baru, Muara Rapak, Kr.Anyar, Pdn.Sari, Pdn.Wangi, Kebun Sayur, Semoi, Kp.Baru Tengah, 21 Januari, Sepaku dan sekitarya, seluruh aliran Distribusi air dari IPAM KP.Damai.

DARURAT, Malam ini PDAM melakukan dua perbaikan sekaligus di lokasi kebocoran Pipa distribusi Jl. MT. Haryono dan Pipa Transmisi di Jalur Hutan Transad Km.8

DARURAT, Malam ini PDAM melakukan dua perbaikan sekaligus di lokasi kebocoran Pipa distribusi Jl. MT. Haryono

dan Pipa Transmisi di Jalur Hutan Transad Km.8

 

Pelanggan yang terhormat sampai hari ini senin, 24 Oktober 2016, kerusakan darurat yang mengakibatkan kebocoran pada pipa 250mm PVC masih terus diupayakan untuk pencarian titik kebocoran sejak mulai hari Minggu kemarin, 23/10/2016 hingga hari ini, mengingat Jalur Kebocoran yang berada di jalan MT. Haryono atau beberapa meter dari dealer Mazda, merupakan jalur yang dulunya pernah mengalami peninggian pada badan jalan, sehingga proses penggalian pun cukup dalam dan rumit untuk menemukan titik kebocoran tersebut, sehingga dari kebocoran itu.

 

 

Daerah yang mengalami gangguan adalah Jalur Mt. Haryono dari Rumah sakit Kanujoso, Kampung Timur, Perum WIKA hingga Balikpapan Baru, diharapkan perbaikan di Jalur Jalan Mt. Haryono dapat selesai malam ini juga Senin, 24 Oktober 2016, sampai dengan jam 00.00 Wita.

 

 

Disamping itu juga kerusakan tidak hanya dijalur Pipa Distribusi, tetapi ditemukannya lagi kebocoran pipa 600mm steel di jalur Pipa Transimi air Baku sebanyak 2 titik kebocoran di lokasi Hutan transad km 8 kompi A, maka akan di laksanakan perbaikan sekaligus dalam hari yang sama yaitu pada hari Senin ini (24/10/2016) pada malam hari jam 20.00  s/d 06.00 Wita pagi (selasa, 25/10/2016), lebih cepat lebih baik, untuk itu IPAM Kamp. Damai akan terjadi penurunan kapsitas produksi sebesar 80 %, dan hanya beroperasi dengan kapasitas 300m3/jam dengan memakai sumur dalam yang ada di IPAM Kamp. Damai, Haidir Effendi selaku Dirut PDAM Kota Balikpapan menyampaikan Permohonan Maaf atas ketidak maksimalan dalam pelayanan Distribusi air PDAM, terutama bagi pelanggan yang mengalami STOP Distribusi Air lebih awal akibat dari penurunan debit dan Kebocoran Pipa, Mohon doanya agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, ujar Haidir.

UNIBA DAN PDAM BALIKPAPAN KE WADUK MANGGAR MELIHAT LANGSUNG KENAIKAN LEVEL AIR

UNIVERSITAS BALIKPAPAN KE WADUK MANGGAR MELIHAT LANGSUNG KENAIKAN LEVEL AIR

Tanggal 23 Juli 2016 Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Dan Perencanaan UNIBA khususnya semester 6 melakukan kunjungan lapangan ke Waduk Manggar Kota Balikpapan, Kalimantan Timur dalam rangka agenda visualisasi mata kuliah Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA).

Waduk Manggar adalah sumber utama air bersih PDAM Balikpapan untuk penduduk kota Balikpapan, Kalimantan Timur.  Waduk yang dibangun oleh Perusahaan Belanda Iwako pada tahun 1982 ini telah mengalami 3 kali pembangunan yaitu pada tahun 1985, 1991 dan 2006. Saat ini Waduk Manggar memiliki luas 500 ha dan daya tampung sebesar 16.000.000 m3 air.

 

 

Sebanyak 59 mahasiswa Teknik Sipil dan Perencanaan UNIBA melakukan kunjungan ke Waduk Manggar Balikpapan pada hari sabtu, 23 Juli 2016 yang didampingi oleh Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan yaitu Bapak Rahmat, ST., MT. , 2 dosen pengampu mata kuliah PSDA yaitu Bapak Wahidin Alaudin, SP., MURP. , dan 2 dosen Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan yaitu Bapak Ir. H. Mustakim, M.Si dan Ibu Martheana Kencanawati, ST., MT. Sambutan istimewa pun dipersiapkan pihak Waduk Manggar khusus menyambut Mahasiswa Teknik Sipil dan Perencanaan UNIBA. Dengan disambut langsung oleh Pihak Waduk Manggar dari pihak PDAM Bapak Suryo Hadi Prabowo selaku staf Hubungan Pelanggan,Penanggung jawab tehadap lingkungan sekitar Waduk Manggar Pak Darto selaku Kasubag. Sumber Air Baku PDAM Kota Balikpapan beserta beberapa staff Waduk Manggar . Sambutan dilakukan oleh Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Uniba, Dosen Pengampu dan Pak Suryo Hadi Prabowo dari pihak PDAM.

 

“kemarin PDAM tidak maksimal, mengingat kondisi Waduk yang terus menyusut dan hujan yang tidak maksimal. Kalaupun hujan turun hanya turun di kota tidak turun di daerah tangkapan waduk manggar, nah itulah yang membuat air terus diambil tetapi tidak ada volume yang bertambah dimana tanggal 20/7 : level waduk 5,37 meter, ada penyusutan terhadap level Waduk, kemudian pada sore harinya Hujan turun cukup Deras di DAS Manggar (20/7), sehingga pada hari Kamis ini tanggal 21 Juli 2016 Level waduk manggar mengalami kenaikan menjadi 5,41 meter. Dan alhamdulillah 2 hari hujan terjadi perubahan yang signifikan dari level dibatas krisis sudah di posisi tengah-tengah (Cukup Aman)” ujar bapak Pak Suryo Hadi dalam sambutannya (23/7/2016) menjadi level 7,32 meter.

 

Setelah sambutan dilakukan penerimaan Plakat oleh Pihak Waduk Manggar dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UNIBA yang dilakukan oleh Dekan FTSP Bapak Rahmat, ST., MT. Lalu dilakukan paparan atau presentasi secara langsung di dekat waduk mengenai Waduk Manggar Kota Balikpapan oleh Pak Darto dan Pak Jarot salah satu staff lapangan. Penjelasan yang diberikan begitu rinci meliputi Waduk Manggar itu sendiri, sejarah, kondisi saat ini, perawatan dan lain-lain.

Selain itu kami juga di ajak menuju salah satu bagian Waduk Manggar yaitu Spillway, di sini kami dijelaskan bahwa Spillway ini berfungsi sebagai pengatur ketinggian air waduk agar tidak tejadi kelbihan kapasitas air.

Agenda kunjungan ini pun diakhiri pukul 12.30 WITA dengan makan bersama sebagai acara penutup. Tampaknya, para mahasiswa Teknik Sipil dan Perencanaan UNIBA cukup puas dengan kunjungan lapangan yang di lakukan di Waduk Manggar Kota Balikpapan.

 

“saya merasa senang dan bangga sekali karena dengan adanya agenda ini, sebab ilmu visual yang dilakukakn secara langsung dilapangan lebih menyenangkan dibanding hanya teori. Semoga dengan fieldtrip ini bisa menambah ilmu dalam pengetahuan kami mengenai waduk , selain itu kedepannya bisa melakukan kegiatan seperti ini lagi.” Ujar Andi Ashhabul Kahfi, salah satu mahasiswa Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan (23/7/2016).

Sahabat PDAM Bpp

 

 

Facebook

 

Add :

 

Pdam Kota Balikpapan

 

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

 

Anda disini: Home